Sabtu, 04 September 2010

PENDIDIKAN INKLUSIF MERUPAKAN PENDIDIKAN PERWUJUDAN DEMOKRASI PENDIDIKANPERWUJUDAN PENDIDIKAN

PROGRAM DIREKTORATPROGRAM DIREKTORATPEMBINAAN SEKOLAH LUAR BIASA PEMBINAAN 20062006DIREKTORAT JENDERAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAHDEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL
PENDIDIKAN INKLUSIF MERUPAKAN PENDIDIKAN PERWUJUDAN DEMOKRASI PENDIDIKANPERWUJUDAN PENDIDIKAN
2
VISI
TERWUJUDNYA PELAYANAN PENDIDIKAN OPTIMAL
UNTUK MENCAPAI KEMANDIRIAN BAGI ANAK ANAK-ANAK
BERKEBUTUHAN KHUSUS SERTA YANG MEMPUNYAI
POTENSI KECERDASAN DAN BAKAT ISTIMEWA
MISI
• MEMPERLUAS KESEMPATAN DAN PEMERATAAN PENDIDIKAN BAGI
ANAK ANAK-ANAK YANG MEMPUNYAI KESULITAN DALAM MENGIKUTI
PROSES PEMBELAJARAN DAN ANAK ANAK-ANAK YANG MEMPUNYAI
POTENSI KECERDASAN DAN BAKAT ISTIMEWA
• MENINGKATKAN MUTU DAN RELEVANSI PENDIDIKAN KHUSUS DAN
PENDIDIKAN LAYANAN KHUSUS
• MENINGKATKAN KEPEDULIAN DAN MEMPERLUAS JEJARING
TENTANG PENDIDIKAN KHUSUS DAN PENDIDIKAN LAYANAN KHUSUS
• MEWUJUDKAN PENDIDIKAN INKLUSIF SECARA BAIK DAN BENAR DI
LINGKUNGAN SEKOLAH BIASA, SEKOLAH LUAR BIASA, MAUPUN
KELUARGA / MASYARAKAT
3
LandasanLandasanYuridisYuridis1.UUD 1945 (amandemen)pasal31 ayat(1) : “Setiapwarganegaraberhakmendapatpendidikan”ayat(2) : “Setiapwarganegarawajibmengikutipendidikandasardanpemerintahwajibmembiayainya”2. UU No. 20 tahun2003 SistemPendidikanNasional:PasalPasal3 3 PendidikanPendidikanNasionalNasionalberfungsiberfungsimengembangkanmengembangkankemampuankemampuandandanmembentukmembentukwatakataksertasertaperadabanperadabanbangsabangsayang yang bermartabatbermartabatdalamdalamrangkarangkamencerdaskanmencerdaskankehidupankehidupanbangsabangsa, , bertujuanbertujuanuntukuntukberkembangnyaberkembangnyapotensipotensipesertapesertadidikdidikagar agar menjadimenjadimanusiamanusiayang yang berimanberimandandanbertaqwabertaqwakepadakepadaTuhanTuhanYang Yang MahaMahaEsaEsa, , BerahlakBerahlakmuliamulia, , sehatsehat, , berilmuberilmu, , cakapcakap, , kreatifkreatif, , mandirimandiri, , dandanmenjadimenjadiwargawarganegaranegarayang yang demokratisdemokratissertasertabertanggungbertanggungjawabjawab. .
4
PasalPasal5 5 AyatAyat(1) : (SetiapSetiapwargawarganegaranegaramempunyaimempunyaihakhakyang yang samasamauntukuntukmemperolehmemperolehpendidikanpendidikanyang yang bermutubermutuayatayat(2) : (WargaWarganegaranegarayang yang mempunyaimempunyaikelainankelainanfisikfisik, , emosionalemosional, mental, , intelektualintelektual,,dan/ataudan/atausosialsosialberhakberhakmemperolehmemperolehpendidikanpendidikankhususkhususayatayat(3) : (WargaWarganegaranegaradididaerahdaerahterpencilterpencilatauatauterbelakangterbelakangsertasertamasyarakatmasyarakatadatadatyan yang terpencilterpencilberhakberhakmemperolehmemperolehpendidikanpendidikanlayananlayanankhususkhususayatayat(4) : (WargaWarganegaranegarayang yang memilikimemilikipotensipotensikecerdasankecerdasandandanbakatbakatistimewaistimewaberhakberhakmemperolehmemperolehpendidikanpenidikankhususkhusus..
5
PasalPasal32 32 ayatayat(1) : (PendidikanPendidikankhususkhususmerupakanmerupakanpendidikanpendidikanbagibagipesertapesertadidikdidikyang yang memilikimemilikitingkattingkatkesulitankesulitandalamdalammengikutimengikutiprosesprosespembelajaranpembelajarankarenakarenakelinankelainanfisik,emosionalfisik,emosional, , mental, sosialsosial, , dan/ataudan/ataumemilikimemilikipotensipotensikecerdasankecerdasandandanbakatbakatistimewaistimewa..ayatayat(2): (PendidikanPendidikanlayananlayanankhususkhususmerupakanmerupakanpendidikanpendidikanbagibagipesertapesertadidikdidikdididaerahderahterpencilterpencilatauatauterbelakangterbelakang, , masyarakatmasyarakatadatadatyang yang terpencilterpencil, , dan/ataudan/ataumengalamimengalamibencanabencanaalamalam, , bencanabencanasosialsosial, , dandantidaktidakmampumampudaridarisegisegiekonomiekonomi..
3. UU No. 23 tahun 2002 tentang
Perlindungan Anak
Pasal48
Pemerintahwajibmenyelenggarakanpendidikandasarminimal 9 (sembilan) tahununtuksemuaanak.
Pasal49
Negara, pemerintah, keluarga, danorangtuawajibmemberikankesempatanyang seluas-luasnyakepadaanakuntukmemperolehpendidikan.
6
Pasal50
Pendidikansebagaimanadimaksuddalampasal48 diarahkanpada:
a.Pengembangansikapdankemampuankepribadiananak, bakat, kemampuanmental danfisiksampaimencapaipotensimerekayang optimal.
b.Pengembanganpenghormatanatashakasasimanusiadankebebasanasasi;
c.Pengembanganrasa hormatterhadaporangtua, identitasbudaya, bahasadannilai-nilainyasendiri, nilai-nilainasionaldimanaanakbertempattinggal, darimanaanakberasal, danperadaban-peradabanyang berbeda-bedadariperadabansendiri;
d.Persiapananakuntukkehidupanyang bertanggungjawab; dan
e.Pengembanganrasa hormatdancintaterhadaplingkunganhidup.
7
Pasal51Anakyang menyandangcacatfisikdan/ataumentaldiberikankesempatanyang samadanaksesibilitasuntukmemperolehpendidikanbiasadanpendidikanluarbiasa.Pasal52Anakyang memilikikeunggulandiberikankesempatandanaksesibilitasuntukmemperolehpendidikankhusus.Pasal531. Pemerintahbertanggungjawabuntukmemberikanbiayapendidikandan/ataubantuancuma-cumaataupelayanankhususbagianakdarikeluargakurangmampu, anakterlantar, dananakyang bertempattinggaldidaerahterpencil.2. Pertanggungjawabanpemerintahsebagaimanadimaksuddalamayat(1) termasukpula mendorongmasyarakatuntukberperanaktif.
8
4. --UU No. 4 tahuntahun1997 1997 tentangtentangPenyandangPenyandangCacatCacatPasalPasal(5 )()““SetiapSetiappenyandangpenyandangcacatcacatmempunyaimempunyaihakhakdandankesempatankesempatanyang yang samasamadalamdalamsegalasegalaaspekaspekkehidupankehidupandandanpenghidupanpenghidupan””..5. --PP No. 19 tahuntahun2005 2005 tentangtentangStandarStandarNasionalNasionalPendidikanPendidikanPasalPasal22ayatayat(1) : (LingkupLingkupstandarstandarnasionalnasionalpendidikanpendidikanmeliputimeliputi::a.StandarStandarisiisib.b.StandarStandarprosesprosesc.c.StandarStandarkompetensikompetensikelulusankelulusand.d.StandarStandarpendidikpendidikdandankependidikankependidikane.e.StandarStandarsaranasaranaprasaranaprasaranaf.f.StandarStandarpengelolaanpengelolaang.g.StandarStandarpembiayaanpembiayaandandanh.h.StandarStandarpenilaianpenilaianpendidikanpendidikan
9
6.SuratEdaranDirjenDikdasmenDepdiknasNo.380/C.C6/MN/2003 20 Januari2003
perihalPendidikaninklusi: menyelenggarakandanmengembangkandisetiapkabupaten/kotasekurang-kurangnya4 (empat) sekolahyang terdiridari: SD, SMP, SMA, SMK.
7.DeklarasiBandung (Nasional) “Indonesia MenujuPendidikanInklusif”8-14 Agustus2004
a.MenjaminMenjaminsetiapsetiapanakanakberkelainanberkelainandandananakanakberkebutuhanberkebutuhankhususkhususlainnyalainnyamendaatkanmendapatkankesempatankesempatanaksesaksesdalamdalamsegalasegalaaspekaspekkehidupankehidupan, , baikbaikdalamdalambidangbidangpendidikanpendidikan, , kesehatankesehatan, , sosialsosial, , kesejahteraankesejahteraan, , keamanankeamanan, , maupunmaupunbidangbidanglainnyalainnya, , sehinggasehinggamenjadimenjadigenerasigenerasipeneruspenerusyang yang handalhandal..b.MenjaminMenjaminsetiapsetiapanakanakberkelainanberkelainandandananakanakberkebutuhanberkebutuhankhususkhususlainnyalainnyasebagisebagaiindividuindividuyang yang bermartabatbermartabat, , untukuntukmendapatkanmendapatkanperlakuanperlakuanyang yang manusiawimanusiawi, , pendidikanpendidikanyang yang bermutubermutudandansesuaisesuaidengandenganpotensipotensidandankebutuhankebutuhanmasyarakatmasyarakat, , tanpatanpaperlakuanperlakuandiskriminatifdiskriminatifyang yang merugikanmerugikaneksistensieksistensikehidupannyakehidupannyabaikbaiksecarasecarafisikfisik, , psikologispsikologis, , ekonomisekonomis, , sosiologissosiologis, , hukumhukum, , politispolitismaupunmaupunkulturalkultural
10
c.MenyelenggarakanMenyelenggarakandandanmengembangkanmengembangkanpengelolaanpengelolaanpendidikanpendidikaninklusifinklusifyang yang ditunjangditunjangkerjakerjasamasamayang yang sinergissinergisdandanproduktifproduktifantaraantarapemerintahpemerintah, , institusiinstitusipendidikanpendidikan, , institusiinstitusiterkaitterkait, , duniaduniausahausahadandanindustriindustri, , orangorangtuatuasertasertamasyarakatmasyarakat..d.MenciptakanMenciptakanlingkunganlingkunganyang yang mendukungmendukungbagibagianakanakberkelainanberkelainandandananakanakberkebutuhanberkebutuhankhususkhususlainnyalainnya, , sehinggasehinggamemungkinkanmemungkinkanmerekamerekadapatdapatmengembangkanmengembangkankeunikankeunikanpotensinyapotensinyasecrasecaraoptimal.optimal.e.MenjaminMenjaminkebebasankebebasananakanakberkelainanberkelainandandananakanakberkebutuhanberkebutuhankhususkhususlainnyalainnyuntukuntukberinteraksiberinteraksibaikbaiksecarasecarareaktifreaktifmaupunmaupunproaktifproaktifdengandengansiapapunsiapapun, , kapanpunkapanpundandandilingkungandilingkunganmanapunmanapun, , dengandenganmeminimalkanmeminimalkanhambatanhambatan..f.MempromosikanMempromosikandandanmensosialisasikanmensosialisasikanlayananlayananpendidikanpendidikaninklusifinklusifmelaluimelauimedia media masamasa, forum , ilmiahilmiah, , pendidikanpendidikandandanpelatihanpelatihandandanlainnyalainnyasecarasecaraberkesinambunganberkesinambungan..g.MenyusunMenyusunrencanarencanaaksiaksi(action plan) (dandanpendanaannyapendanaannyauntukuntukpemenuhanpemenuhanaksesibilitasaksesibilitasfisikfisikdandannon non fisikfisik, , layananlayananpendidikanpendidikanyang yang berkualitasberkualitas, , kesehatankesehatan, , rekreasirekreasi, , kesejahteraankesejahteraanbagibagisemuasemuaanakanakberkelainanberkelainandandananakanakberkebutuhanberkebutuhankhususkhususlainyalainnya..
11
8. Deklarasi Bukittinggi (Internasional Internasional) ) Tahun 2005:
a. Sebuahpendekatanterhadappeningkatankualitassekolah
secaramenyeluruhyang akanmenjaminbahwastrategi
nasionaluntuk“PendidikanUntukSemua”adalahbenar-
benaruntuksemua;
b. Sebuahcarauntukmenjaminbahwasemuamemperoleh
pendidikandanpemeliharaanyang berkualitasdidalam
komunitastempattinggalnyasebagaibagiandari
program-program untukperkembangananakusiadini, pra-
sekolah, pendidikandasardanmenengah, terutamamereka
yang padasaatinimasihbelumdiberikesempatanuntuk
memperolehpendidikandisekolahumumataumasihrentan
terhadapmarginalisasidaneksklusi; dan
c. Sebuahkontribusiterhadappengembanganmasyarakatyang
menghargaidanmenghormatiperbedaanindividusemua
warganegara.
12
Prinsip Pendidikan (UNESCO)
��Learning How To KnowLearning Know
��Learning How To LearnLearning Learn
��Learning How To DoLearning Do
��Learning How To BeTo Be
��Learning How To Live TogetherTo Together
Millennium Development GoalsMillennium Goalsa. Eradicating Extreme Poverty and Hungerb. Achieving UniversalBasic Educationc. Promoting Gender Equality and Empowering Womend. Reducing Child Mortalitye. Improving Material Healthf. CombatingHIV/AIDS, Malaria, and Other Diseasesg. Ensuring EnvironmentalSustainability
13
DEKLARASI DAKAR
PENDIDIKAN UNTUK SEMUA (2000)
1. Memperluasdanmemperbaikikeseluruhanperawatandanpendidikananakdiniusia, terutamabagianak-anakyang sangatrawan dankurangberuntung
2. Menjaminbahwamenjelangtahun2015 semuaanak, khususnyaanakperempuan, anak-anakdalamkeadaansulitdanmerekayang termasukminoritasetnik, mempunyaiaksesdanmenyelesaikanpendidikandasaryang bebasdanwajibdengankualitasbaik
3. Menjaminbahwakebutuhanbelajarsemuamanusiamudadanorangdewasaterpenuhimelaluiaksesyang adilpadaprogram-program belajardankecakapanhidup(life skills) yang sesuai.
14
4. Mencapaiperbaikan50% padatingkatkeniraksaraanorangdewasamenjelangtahun2015, terutamabagikaumperempuan, danaksesyang adilpadapendidikandasardanberkelanjutanbagisemuaorangdewasa
5. Menghapusdisparitasgenderdalampendidikandasardanmenengahmenjelangtahun2005 danmencapaipersamaangender dalampendikanmenjelangtahun2015 dengansuatufokusjaminanbagiperempuanatasaksespenuhdansamapadaprestasidalampendidikandasardengankualitasyang baik
6. Memperbaikisemuaaspekkualitaspendidikandanmenjaminkeunggulannya, sehinggahasilbelajaryang diakuidanterukurdapatdiraiholehsemua, terutamadalamkeaksaraan, angkadankecakapanhidup(life skills) yang penting.
15
KOMPONEN HDI
Rata-rata UsiaHarapanHidupAngkaMelekHurupOrangDewasaPengeluaranPer Kapita(Purchasing Power Partity)Rata-rata Lama PendidikanIndeksKesehatanIndeksPendidikanIndeksPerekonomianHUMAN DEVELOPMENT INDEX (HDI)
16
Salamanca StatementSalamanca Statement��Education systems should take into account the wide diversity ofchildren’s different characterisicsand needs.��Regular schools with this inclusive orientation are the most effective means of combating discriminatory attitudes, creating welcoming communities, building an inclusive societyand achieving education for all; moreover, they provide an effectiveeducation to the majority of children and improve the efficiencyand ultimately the cost-effectivennessof the entire education system.��GovernementsshouldAdopt as a matter of law or policythe principle of inclusive education…unless there are compelling reasons for doing otherwise’��
17
Framework for Action Salamanca Statement
��The guiding principle of this Framework is that schools should accommodate all children…. This should include disabled and gifted children, street and working children,children from remote of nomadicpopulations, children from linguistic, ethnic or cultural minoritiesand children from other disadvantaged or marginalizedareasor groups…. The challenge confronting the inclusive schoolis that of developing a child-centered pedagogycapable of successfully educating all children. (Framework for Action, no. 3, page 6)
��…human differences are normal and that learning must be accordingly adapted to the needs of the child rather than the child fitted to preordained assumptions…. A child-centered pedagogy is beneficial to all studentsand, as a consequence, to society as a whole.…it can sub substantially reduce the drop-out and repetition…while ensuring higher average levels of achievement…. Child-centered school are, moreover, the training ground for a people-orientated societythat respects both the differences and dignity of all human beings. (Framework for Action, no. 4, page 7)
18
��Inclusion and participationare essential to human dignityand to the enjoyment and exercise of human rights.��The fundamental principleof the inclusive schoolis that all children should learn together, wherever possible, regardless of any difficulties or differencesthey may have. Inclusive schoolmust recognize and respondto the diverse needsof their students, accommodating both different stylesand rates of learning.��Experience suggest that inclusive school, serving allof the children in a community, are most successful in eliciting community supportand in finding imaginative and innovativewaysof using the limited resources that are available.��Educational policies at all levels; from the nationalto the local, should stimulate that a child with a disabilityshould attend the neighbourhoodschool,that is the schoolthat would be attendedif the child did have a disability.
19
ANATOMI OTAK
20
Jenis Anak Berkebutuhan Khusus
A.Tunanetra
B.Tunarungu
C.Tunagrahita: (a.l. Down Syndrome)
-C : TunagrahitaRingan(IQ = 50-70)
-C1 : TunagrahitaSedang(IQ = 25-50)
-C2 : TunagrahitaBerat(IQ < 25 )
D.Tunadaksa:
-D : TunadaksaRingan
-D1 : TunadaksaSedang
E.Tunalaras(Dysruptive)
F.Tunawicara
G.Tunaganda
H.HIV AIDS
21
I.Gifted : PotensiKecerdasanIstimewa (IQ > 125 )
J.Talented : PotensiBakatIstimewa (Multiple Intelligences : Language, Logico-mathematic, Visuo-spatial, Bodily-kinesthetic, Musical, Interpersonal, Intrapersonal, Natural, Spiritual)
K.KesulitanBelajar(a.l. Hyperaktif, ADD/ADHD, Dyslexia/Baca, Dysgraphia/Tulis, Dyscalculia/Hitung, Dysphasia/Bicara, Dyspraxia/ Motorik)
L.LambatBelajar( IQ = 70 –90 )
M.Autis
N.KorbanPenyalahgunaanNarkoba
O.Indigo
22
Jenis Bentuk Layanan Pendidikan
��SEKOLAH LUAR BIASA
-Satuanpendidikanbagianakyang berkebutuhan
khusus: TKLB, SDLB,SMPLB,SMALB,SMKLB
��SEKOLAH INKLUSIF
-SekolahBiasaPenyelenggaraPendidikanInklusif, yang
mengakomodasisemuaanakberkebutuhankhusus(yang mempunyaiIQ normal) bagi:
a. Yang memilikiKelainan(IntelectualChallenge), bakat
istimewa, kecerdasanIstimewa.
b. Yang memerlukanPendidikanLayananKhusus
-SekolahInklusifadalahSekolahbiasayang terpilih
melaluiseleksidanmemilikikesiapanbaikKepala
Sekolah, Guru, OrangTua, PesertaDidik, Tenaga
AdministrasidanLingkunganSekolah/ Masyarakat.
23
SASARAN PENDIDIKAN
Sumber: Indonesia Educational Statistics in Brief 2004/2005; BalitbangDiknas
UMUR JUMLAH APM
APM
Yg Tidak Terlayani
4 - 6 19,515,200 5,852,509 29,99% 13,662,691 69,81%
94,71%
62,79%
42,45%
16,87%
49,87%
1,356,364
4,827,876
7,191,037
21,071,974
48,109,942
7 – 12
13 – 15
16 – 18
19 – 24
25,644,861
12,975,988
12,494,623
25,347,200
24,288,497
8,148,112
5,303,586
4,275,226
5,29%
37,21%
57,55%
83,13%
TOTAL 95,977,872 47,867,930 50,13%
24
TABEL 1
DATA TAMAN KANAK KANAK-KANAK LUAR BIASA
INDONESIA
DATA
NO KOMPONEN SATUAN
2000 2001 2002 2003
1. a. Penduduk Usia 5 - 6 tahun Orang 8.770.300 8.581.600 8.384.900 8.182.800
b. Penduduk Usia 4 - 5 tahun Orang 8.669.400 8.494.900 8.312.100 8.124.200
c. Penduduk Usia 6 tahun Orang 4.402.300 4.307.900 4.209.400 4.108.100
2. Siswa TK + RA + TKLB Orang 1.635.300 1.757.181 1.852.267 2.639.398
Siswa TKLB Orang 7.133 5.872 6.284 6.484
3. Siswa Usia 5 - 6 tahun lainnya Orang 2.907.531 2.918.631 2.967.884 3.018.134
a. SLB + SDLB Orang 3.972 3.502 3.637 3.710
4. APK % 18,65 20,48 22,09 32,26
TKLB % 0,08 0,07 0,07 0,08
5. APS 5 - 6 tahun % 46,36 48,15 50,46 58,35
SLB + SDLB % 0,05 0,04 0,04 0,05
Sumber PDIP –Balitbang, 2004
25
TABEL 2
PROYEKSI DATA TAMAN KANAK KANAK-KANAK LUAR BIASA
INDONESIA
PROYEKSI
NO KOMPONEN SATUAN
2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2015 2020 2025
1. a. Penduduk Usia 5 - 6 tahun Orang 7.975.200 7.823.000 7.861.400 7.956.300 8.051.100 8.144.200 8.235.800 8.327.600 8.385.400 8.345.600
b. Penduduk Usia 4 - 5 tahun Orang 7.931.300 7.734.300 7.850.500 7.963.300 8.076.300 8.187.200 8.296.900 8.352.900 8.389.700 8.332.200
c. Penduduk Usia 6 tahun Orang 4.004.300 3.957.900 3.940.300 3.981.200 4.021.800 4.061.700 4.100.600 4.157.200 4.191.300 4.176.900
2. Siswa TK + RA + TKLB Orang 2.592.738 2.610.863 2.694.482 2.800.461 2.910.894 3.025.413 3.143.046 3.643.395 4.001.486 4.296.265
Siswa TKLB Orang 6.514 7.164 7.853 8.608 9.435 10.343 11.318 18.128 20.011 22.487
3. Siswa Usia 5 - 6 tahun lainnya Orang 3.065.605 3.111.227 3.165.880 3.216.499 3.291.662 3.370.967 3.461.745 3.837.619 4.020.384 3.964.603
a. SLB + SDLB Orang 3.708 3.786 3.858 3.936 4.020 4.113 4.205 4.786 5.381 6.071
4. APK % 32,51 33,37 34,27 35,20 36,16 37,15 38,16 43,75 47,72 51,49
TKLB % 0,08 0,09 0,10 0,11 0,12 0,13 0,14 0,22 0,24 0,27
5. APS 5 - 6 tahun % 59,85 61,48 62,28 62,72 63,47 64,26 65,35 71,77 75,48 77,11
SLB + SDLB % 0,05 0,05 0,05 0,05 0,05 0,05 0,05 0,06 0,06 0,07
Sumber PDIP –Balitbang, 2004
26
TABEL 3
DATA TINGKAT SEKOLAH DASAR LUAR BIASA
INDONESIA
DATA
NO KOMPONEN SATUAN
2000 2001 2002 2003
1. a. Penduduk Usia 7 - 12 tahun Orang 25.955.600 25.831.400 25.689.700 25.535.800
b. Penduduk Usia 6 - 7 tahun Orang 8.812.600 8.633.700 8.447.500 8.255.500
2. Siswa SD + MI Orang 28.725.010 28.956.917 29.081.603 29.260.349
Siswa SLB + SDLB Orang 34.879 30.540 30.769 31.711
3. Siswa Usia 7 - 12 tahun lainnya Orang 935.990 942.812 972.115 989.980
a. SLB + SDLB Orang 6.206 5.472 5.683 5.796
4. APK % 110,67 112,10 113,20 114,59
SDLB % 0,13 0,12 0,12 0,12
5. APS 7 - 12 tahun % 95,91 97,31 98,22 98,92
SLB + SDLB % - - - 0,02
Sumber PDIP –Balitbang, 2004
27
TABEL 4
PROYEKSI DATA TINGKAT SEKOLAH DASAR LUAR BIASA
INDONESIA
PROYEKSI
NO KOMPONEN SATUAN
2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2015 2020 2025
1. a. Penduduk Usia 7 - 12 tahun Orang 25.603.201 25.644.861 25.836.228 25.836.228 26.078.756 26.347.268 26.679.981 27.815.498 27.888.932 27.558.271
b. Penduduk Usia 6 - 7 tahun Orang 8.058.400 7.856.600 7.921.100 7.983.400 8.044.500 8.104.900 8.162.900 8.299.900 8.377.700 8.355.300
2. Siswa SD + MI Orang 29.297.750 29.306.701 29.408.699 29.475.641 29.764.746 30.084.316 30.497.727 31.826.506 31.871.285 31.461.893
Siswa SDLB Orang 32.212 32.911 33.514 34.130 34.755 35.393 35.980 39.881 42.987 44.973
3. Siswa Usia 7 - 12 tahun lainnya Orang 1.030.571 1.089.259 1.150.190 1.218.275 1.267.687 1.320.806 1.362.868 1.670.502 1.971.159 2.227.280
a. SLB + SDLB Orang 5.794 6.152 6.519 6.917 7.348 7.817 8.312 11.964 14.349 17.202
4. APK % 114,43 114,28 114,19 114,09 114,13 114,18 114,31 114,42 114,28 114,16
SDLB % 0,13 0,13 0,13 0,13 0,13 0,13 0,13 0,14 0,15 0,16
5. APS 7 - 12 tahun % 98,94 98,96 98,98 99,00 99,02 99,05 99,07 99,17 99,24 99,28
SLB + SDLB % 0,02 0,02 0,03 0,03 0,03 0,03 0,03 0,04 0,05 0,06
Sumber PDIP –Balitbang, 2004
28
TABEL 5
DATA TINGKAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA LUAR BIASA
INDONESIA
DATA
NO KOMPONEN SATUAN
2000 2001 2002 2003
1. a. Penduduk Usia 13 - 15 tahun Orang 12.723.000 12.810.300 12.888.900 12.964.800
2. Siswa Orang 9.563.434 9.757.132 9.936.647 10.591.202
Siswa SMPLB Orang 5.663 5.321 5.898 5.653
3. Siswa Usia 13 - 15 tahun lainnya Orang 1.652.868 1.669.384 1.689.210 1.994.521
a. SLB + SDLB Orang 9.929 8.755 9.093 9.274
4. APK % 75,16 76,17 77,09 81,69
SMPLB % 0,04 0,04 0,05 0,04
5. APS 13 - 15 tahun % 70,73 71,50 72,23 74,19
SLB + SDLB % 0,08 0,07 0,07 0,07
Sumber PDIP –Balitbang, 2004
29
TABEL 6
PROYEKSI DATA TINGKAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA LUAR BIASA
INDONESIA
PROYEKSI
NO KOMPONEN SATUAN
2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2015 2020 2025
1. a. Penduduk Usia 13 - 15 tahun Orang 12.895.372 12.975.988 13.090.683 13.268.784 13.326.562 13.419.559 13.446.028 14.208.665 14.917.136 15.259.938
2. Siswa Orang 10.864.282 11.294.869 11.720.990 12.195.278 12.461.385 12.748.549 12.915.368 14.445.514 15.579.904 16.100.937
Siswa SMPLB Orang 5.503 6.022 6.569 7.165 7.815 8.524 9.281 14.502 17.788 22.487
3. Siswa Usia 13 - 15 tahun lainnya Orang 1.997.249 2.014.122 2.047.354 2.090.041 2.145.519 2.205.179 2.271.044 2.550.703 2.849.821 3.096.996
a. SLB + SDLB Orang 9.270 9.772 10.280 10.829 11.421 12.061 12.733 17.548 20.626 24.286
4. APK % 84,25 87,04 89,54 91,91 93,51 95,00 96,05 101,67 104,44 105,51
SMPLB % 0,04 0,05 0,05 0,05 0,06 0,06 0,07 0,10 0,12 0,15
5. APS 13 - 15 tahun % 76,21 78,32 80,29 82,17 83,72 85,17 86,43 91,67 94,85 96,74
SLB + SDLB % 0,07 0,08 0,08 0,08 0,09 0,09 0,09 0,12 0,14 0,16
Sumber PDIP –Balitbang, 2004
30
TABEL 7
DATA PENDIDIKAN DASAR (TINGKAT SD + TINGKAT SMP) LUAR BIASA
INDONESIA
DATA
NO KOMPONEN SATUAN
2000 2001 2002 2003
1. a. Penduduk Usia 7 - 15 tahun Orang 38.679.500 38.641.700 38.578.600 38.500.600
2. Siswa Orang 38.288.444 38.714.049 39.018.250 39.851.551
Siswa SDLB Orang 34.879 30.540 30.769 31.711
b. Siswa 7-15 tahun Orang 33.445.179 33.812.435 34.044.566 34.369.680
c. 7-15 th (SLB + SDLB) Orang 6.206 5.472 5.683 5.796
d. Siswa 13-15 tahun Orang 8.543.960 8.670.740 8.806.097 9.109.178
e. 13-15 th (SLB + SDLB) Orang 9.929 8.755 9.093 9.274
Siswa SMPLB Orang 5.663 5.321 5.898 5.653
3. Siswa Kelompok Usia Dikdas Orang 37.011.762 37.394.225 37.679.384 38.401.635
a. < 7 th (SLB + SDLB) Orang 3.972 3.502 3.637 3.710
f. Siswa > 15 tahun Orang 659.052 663.159 666.934 1.013.821
g. > 15 th( SLB + SDLB) Orang 20.435 18.132 18.254 18.584
Sumber PDIP –Balitbang, 2004
31
TABEL 8
PROYEKSI DATA PENDIDIKAN DASAR (TINGKAT SD + TINGKAT SMP) LUAR BIASA
INDONESIA
PROYEKSI
NO KOMPONEN SATUAN
2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2015 2020 2025
1. a. Penduduk Usia 7 - 15 tahun Orang 38.498.573 38.620.849 38.845.506 39.105.013 39.405.318 39.766.827 40.126.009 42.024.163 42.806.068 42.818.208
2. Siswa Orang 40.162.041 40.601.570 41.129.689 41.670.919 42.226.131 42.832.865 43.413.095 46.272.020 47.451.189 47.562.830
Siswa SDLB Orang 32.212 32.911 33.514 34.130 34.755 35.393 35.980 39.881 42.987 44.973
Siswa SMPLB Orang 5.503 6.022 6.569 7.165 7.815 8.524 9.281 14.502 17.788 22.487
3. Siswa Kelompok Usia Dikdas Orang 38.689.665 39.086.421 39.573.524 40.068.545 40.605.897 41.192.743 41.769.139 44.530.645 45.674.865 45.828.880
a. < 7 th (SLB + SDLB) Orang 3.708 3.786 3.858 3.936 4.020 4.113 4.205 4.786 5.381 6.071
b. Siswa 7-15 tahun Orang 34.623.498 34.977.418 35.405.451 35.842.245 36.295.651 36.792.467 37.267.797 39.598.639 40.506.830 40.523.345
c. 7-15 th (SLB + SDLB) Orang 5.794 6.152 6.519 6.917 7.348 7.817 8.312 11.964 14.349 17.202
d. Siswa 13-15 tahun Orang 9.291.467 9.599.662 9.913.727 10.265.172 10.472.165 10.696.641 10.835.489 12.012.795 12.830.845 13.162.529
e. 13-15 th (SLB + SDLB) Orang 9.270 9.772 10.280 10.829 11.421 12.061 12.733 17.548 20.626 24.286
f. Siswa > 15 tahun Orang 996.782 993.046 996.257 1.002.362 1.009.194 1.017.446 1.024.565 1.046.544 1.001.547 401.095
g. > 15 th( SLB + SDLB) Orang 18.943 19.223 19.426 19.613 19.781 19.926 20.011 20.085 20.419 19.901
Sumber PDIP –Balitbang, 2004
32
TABEL 9
DATA TINGKAT SEKOLAH MENENGAH ATAS LUAR BIASA
INDONESIA
DATA
NO KOMPONEN SATUAN
2000 2001 2002 2003
1. a. Penduduk Usia 16 - 18 tahun Orang 12.810.400 12.780.200 12.742.800 12.702.800
2. Siswa Orang 5.480.576 5.714.787 5.944.302 6.128.962
Siswa SMALB Orang 1.972 2.043 2.515 2.522
3. Siswa Usia 16 - 18 tahun lainnya Orang 765.483 775.360 782.770 1.141.565
a. SLB Orang 14.895 13.133 13.640 13.911
4. APK % 42,78 44,72 46,65 48,25
SMLB % 0,02 0,02 0,02 0,02
5. APS 16 - 18 tahun % 35,40 37,09 38,77 42,95
SLB % 0,12 0,10 0,11 0,11
Sumber PDIP –Balitbang, 2004
33
TABEL 10
PROYEKSI DATA TINGKAT SEKOLAH MENENGAH ATAS LUAR BIASA
INDONESIA
PROYEKSI
NO KOMPONEN SATUAN
2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2015 2020 2025
1. a. Penduduk Usia 16 - 18 tahun Orang 12.573.960 12.494.623 12.490.657 12.561.589 12.666.684 12.789.697 12.933.510 13.408.661 14.335.932 14.853.677
2. Siswa Orang 6.350.367 6.568.045 6.853.146 7.202.760 7.610.532 8.019.764 8.459.637 10.070.540 12.122.311 13.595.923
Siswa SMLB Orang 2.123 2.378 2.656 2.966 3.312 3.699 4.124 7.251 8.894 11.243
3. Siswa Usia 16 - 18 tahun lainnya Orang 1.128.081 1.130.918 1.140.770 1.153.571 1.167.163 1.182.246 1.196.276 1.254.414 1.242.905 1.177.124
a. SLB Orang 13.906 14.460 15.005 15.590 16.219 16.896 17.594 22.333 24.662 27.821
4. APK % 50,50 52,57 54,87 57,34 60,08 62,70 65,41 75,10 84,56 91,53
SMLB % 0,02 0,02 0,02 0,02 0,03 0,03 0,03 0,05 0,06 0,08
5. APS 16 - 18 tahun % 44,62 46,25 48,08 50,07 52,23 54,29 56,39 63,95 70,99 75,95
SLB % 0,11 0,12 0,12 0,12 0,13 0,13 0,14 0,17 0,17 0,18
Sumber PDIP –Balitbang, 2004
34
PERKEMBANGAN JUMLAH GURU
PENDIDIKAN LUAR BIASA
TAHUN 2000 - 2003
93277871830470007500800085009000950012000/20012001/20022002/2003
Sumber PDIP –Balitbang, 2004
35
RASIO PENDIDIKAN 2002/2003 SEKOLAH LUAR BIASA
Siswa/Sekolah
45
Siswa/Guru
4
Siswa/Kelas
4
Kelas/Ruang Kelas
1.78
Guru/Sekolah
10
Sumber PDIP –Balitbang, 2004
Prosentase Guru Sekolah Luar Biasa Menurut Ijazah TertinggiTahun 2002/2003Menurut 2003
Jumlah Guru
8.304
< D1
47,58 %
D2
-
D3
5,62 %
Sarjana/S-1
46,35 %
S-2/S-3
0,45 %
36
TENAGA KEPENDIDIKAN SEKOLAH LUAR BIASA
MENURUT KELOMPOK UMUR
Kelompok Umur
Jumlah
18 -20 Tahun
-
21 –25 Tahun
-
26 –30 Tahun
6
31 –35 Tahun
102
36 –40 Tahun
703
41 –45 Tahun
888
46 –50 Tahun
382
51 –56 Tahun
187
57 –60 Tahun
62
Sumber : Badan Kepegawaian Negara, 2005
37
DATA SEKOLAH DAN PESERTA DIDIK
TKLB SDLB SMPLB SMALB
SLB4981.176521433BERKEBUTUHAN KHUSUS-5485240PERCEPATAN BELAJARBERKEBUTUHAN KHUSUS-9.264879195SEKOLAHINKLUSIFPERCEPATAN BELAJARSEKOLAHINKLUSIF-254961SLB7.98244.7249.3814.338SISWA-4411.9692.261LEMBAGA
Data PSLB Tahun 2004/2005
38
PERKEMBANGAN JUMLAH PESERTA DIDIK
SATUAN PENDIDIKAN
2002 s.d. 2005
6,953 35,004 6,446 2,433 7,640 33,324 7,240 3,087 8,101 37,224 8,387 3,730 7.982 44,724 9.381 4.3382002200320042005TKLBSDLBSMPLBSMALB(Sumber Data SIM Dit. PSLB)(PSLB)
39
A. SLB PESERTA DIDIK
1 TUNANETRA 3,218
2 TUNARUNGU 19,199
3 TUNAGRAHITA RINGAN 27,998
4 TUNAGRAHITA SEDANG 10,547
5 TUNADAKSA RINGAN 1,920
6 TUNADAKSA SEDANG 553
7 TUNALARAS 788
8 TUNAGANDA 450
9 AUTIS 1,752
JUMLAH 66,425
B. INKLUSIF
2 PROGRAM PERCEPATAN BELAJAR 4.671
1 BERKEBUTUHAN KHUSUS
10,338REKAPITULASI KEADAAN REKAPITULASI PESERTA DIDIKPESERTA DIDIKBERDASARKAN JENIS BERDASARKAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUSKHUSUS, , 2005/20062005/2006
TOTAL 81,434
(Sumber Data SIM Dit. PSLB)
40
PerbandinganInternasionalPrestasiLiterasiMatematikaIndonesia
Sumber: Programmefor International Student Assessment (PISA) 2003NONegaraRata-Rata Nilai1Hongkong-China5602Jepang5573Korea5474Selandia Baru5375Finlandia5366Canada5337Australia5338Inggris5299Swiss52910Belgia52011Perancis51712Austria51513Islandia51414Denmark51415Lthuania51416Swedia51017Irlandia50318Norwegia49919Ceko49820Amerika Serikat49321Jerman49022Hungaria48823Rusia47824Spanyol47625Polandia47026Latvia46327Italia45728Portugal45429Greece44730Luxembourg4631Israel43332Thailand43233Bulgaria43034Argentina38835Mexico38736Chili38437Macedonia38138Albania38139Indonesia36740Brazilia3341Peru292NONegaraRata-Rata Nilai1Jepang5502Hongkong-China5413Finlandia5384Inggris5325Canada5296Selandia Baru5287Australia5288Korea5259Austria51910Irlandia51311Norwegia51212Ceko51113Perancis50014Norwegia50015Amerika Serikat49916Swiss49617Belgia49618Islandia49619Hungaria49620Spanyol49121Jerman48722Polandia48323Denmark48124Italia47825Lithuania7626Greece46127Rusia46028Latvia46029Portugal45930Bulgaria44831Luxembourg44332Thailand43633Israel43434Mexico42235Chili41536Macednia40137Argentina39638Indonesia39339Albania37640Brazilia37541Peru333PerbandinganInternasionalPrestasiLiterasiI P AIndonesia
41
TAHUN
UMUR
2002 2003 2004 2005
0 - 4 20200,3 20274,2 20342,0 20408,1
4 - 9 21165,8 20752,8 20328,6 19893,0
10-14 21512,9 21637,8 21756,7 21870,5
15-19 21232,0 21206,0 21177,8 21144,0
20-24 20524,8 20729,8 20930,6 21123,9
25-29 19304,4 19575,4 19794,2 19931,4
30-34 17760,2 18047,2 18304,9 18559,9
35-39 15748,4 16098,4 16438,0 16769,2
40-44 13555,2 13974,0 14375,6 14761,5
45-49 10854,6 11369,6 11874,0 12356,0
50-54 8235,4 8637,4 9066,8 9522,5
55-59 6312,0 6552,0 6821,4 7117,8
60-64 5113,5 5209,4 5336,6 5472,8
65-69 4052,2 4168,1 4296,2 4465,6
70-74 2676,2 2770,2 2920,2 3117,4
75 + 3191,0 3249,0 3313,0 3384,7
(Sumber BPS sensus 2005)
DATA PENDUDUK INDONESIA
MENURUT KELOMPOK UMUR
2002 – 2005
(Dalam Ribuan)
42
Data penyandang cacat :
1. Berdasarkan data Susenas tahun
2003, penyandang cacat di
Indonesia 1,48 juta (0,7% dari
jumlah penduduk Indonesia).
2. Jumlah penyandang cacat usia
sekolah (5 – 18 th th) ) ada 21,42 %
dari seluruh penyandang cacat.
(Analisa Deskriptid PMKS 2003) - BPS dan Depsos
43
Tabel 5.a. Persentase Penduduk menurut Tipe Daerah dan
Kecacatan Tahun 2003
Tipe Daerah
Cacat
Tidak
Cacat
Total Jumlah
Penduduk
(1)
(2)
(3)
(4)
Perkotaan
Pedesaan
Perkotaan + Pedesaan
0,61
0,76
0,69
99,39
99,24
99,31
100,00 (90,3 juta)
100,00 (124,0 juta)
100,00 (214,3 juta)
Tabel 5.b. Jumlah Penyandang Cacat menurut Tipe Daerah Tahun 1998, 2000, dan 2003 (dalam jutaan)
Tipe Daerah
1998
2000
2003
(1)
(2)
(3)
(4)
Perkotaan
Pedesaan
Perkotaan + Pedesaan
0,43
1,09
1,52
0,51
0,98
1,49
0,55
0,94
1,48
Sumber Data BPS-Modul Sosial Budaya, Susenas 2003
44
45
Kelompok Umur
(Tahun)
Perkotaan
Pedesaan
Perkotaan +
Pedesaan
(1)
(2)
(3)
(4)
0 –4
5 –10
11 –18
19 –30
31-59
60 +
2,78
8,56
12,04
23,77
30,71
22,14
3,02
8,25
13,66
17,89
33,50
23,67
2,93
8,36
13,06
20,06
32,47
23,10
Total
100,00
100,00
100,00
Tabel 5.c. Persentase Penyandang Cacat menurut Kelompok Umur dan Tipe Daerah, Tahun 2003
Sumber Data BPS-Modul Sosial Budaya, Susenas 2003
46
47
Tipe Daerah
Jenis Cacat
Perkotaan
Pedesaan
Perkotaan +
Pedesaan
(1)
(2)
(3)
(4)
Mata/buta (A)
Rungu/tuli (B)
Wicara/bisu (F)
Wicara dan rungu (F-B)
Tubuh/fisik (D)
Mental (C)
Jiwa
Ganda (G)
11,03
6,85
6,88
5,43
35,56
19,55
8,85
5,85
14,49
7,42
8,66
4,07
35,06
13,89
10,88
5,52
13,21
7,21
8,00
4,57
35,25
15,99
10,13
5,64
Jumlah
100,00
100,00
100,00
Tabel 5.d. Persentase Penyandang Cacat menurut Jenis Cacat dan Tipe Daerah, Tahun 2003
Sumber Data BPS-Modul Sosial Budaya, Susenas 2003
48
Penyebab Kecacatan
Jenis Cacat Bawaan
sejak
lahir
Kecelakaan/
Bencana Alam/
Kerusuhan
Penyakit Total
(1) (2)
Mata/buta (A)
Rungu/tuli (B)
Wicara/bisu (F)
Wicara dan rungu (F-B)
Tubuh/fisik (D)
Mental (C)
Jiwa
Ganda (G)
Jumlah
33,98
11,34
80,88
71,21
37,78
66,46
24,18
57,47
44,60
(3) (4) (5)
15,99
7,92
5,63
7,38
25,7
11,24
23,86
16,13
50,03
80,74
14,29
21,41
36,52
22,30
51,96
26,40
100,00
100,00
100,00
100,00
100,00
100,00
100,00
100,00
17,66 37,74 100,00
Tabel 5.d. Persentase Penyandang Cacat menurut Jenis Cacat dan Penyebab Kecacatan, Tahun 2003
Sumber Data BPS-Modul Sosial Budaya, Susenas 2003
49
50
Tabel 5.d. Persentase Penyandang Cacat berumur 5 tahun ke atas Menurut Tipe Daerah dan Pendidikan Tertinggi yang ditamatkan, Tahun 2003
Tipe
Daerah
Tidak/belum
pernah
sekolah
Tidak/belum
tamat SD SD SMP SM+ Total
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
Perkotaan 36,55 23,96 16,22 12,20 11,06 100,00
Pedesaan 48,87 25,73 16,79 4,52 4,09 100,00
Perkotaan
+ Pedesaan 44,31 25,08 16,58 7,36 6,67 100,00
Sumber Data BPS-Modul Sosial Budaya, Susenas 2003
51
52
53
ISUISU--ISU STRATEGISISU STRATEGIS1.Penjaringan Data, Mapping Data2.Struktur Pembiayaan (unit cost) Pendidikan Khusus3.I S O 9000/2001 (akreditasi, POS, SPM)4.Peran serta masyarakat 5.Wajar dikdas 9 tahun 6.Kurikulum Berbasis Kompetensi Pendidikan Khusus7.UN/US (ujian nasional / ujian sekolah)8.Pendidikan Keterampilan Hidup9.Pendidikan Inklusif10.Kelas Olympiade11.Program Percepatan Belajar
54
FAKTOR FAKTOR-FAKTOR KRITIKAL KUNCI
DAN SYARAT KEBERHASILAN
1. Data yang akurat dan Informasi yang jelas.
2. Perencanaan dan pembinaan.
3. Jangkauan Program
4. Capacity building.
5. Networking dan Koordinasi.
6. Struktur organisasi Dinas di Daerah
7. Monitoring dan evaluasi.
8. Persepsi dan pemahaman anak berkebutuhan khusus.
9. Nomenklatur sekolah, pengertian dan kriterianya secara
jelas.
10. Kepedulian, kesadaran, dan partisipasi
11. Kemandirian lulusan.
12. Ketersediaan guru.
13. Ketersediaan sarana prasarana
55
SENTRA PENDIDIKAN KHUSUS DAN
PENDIDIKAN LAYANAN KHUSUS
SLBTIKICTAsosiasi/LembagaKeterampilanKELAS KETRAMPILANKiosKelasOlimpiadeAkademikBakatSekolahBiasauntukAkselerasi,CerdasdanBakatIstimewaTK, SD, SMP, SMA, SMK KlinikTerapiGuru AkademikInstrukturKeterampilanSekolahBiasauntukInklusifTK, SD, SMP, SMA, SMKKiosKiosSLBTK, SD, SMP, SMA, SMKKelasInklusifTK, SD, SMP, SMA, SMKPERPUSTAKAAN
56
PengembanganPengembanganProgramProgramPendidikanPendidikanKhusus (PK)Khusus dandanPendidikanPendidikanLayananLayananKhusus (PLK)Khusus AA. . SENTRASENTRAPK dan PLK :PK 1.1.SLBSLB2.2.Kelas Inklusif (TK, SD, SMP, SMA, SMK)3.3.Kelas Olympiade (Akademik dan talenta/bakat)4.4.KelasKelasKeterampilanKeterampilan, Unit , ProduksiProduksidandanKiosKiosPemasaranPemasaran5.5.Guru (akademik dan keterampilan)6.6.TIK / ICTTIK ICT7.7.Klinik TerapiKlinik Terapi8.8.PerpustakaanPerpustakaan
57
B. Forum . Aliansi Peduli PK dan PLK :
1. Ormas / LSM : TP PKK, Aisyiah Aisyiah, , Nasyiatul Aisyiah Aisyiah, , Muslimat,Fatayat Fatayat, ,
Dharma Wanita Persatuan Persatuan, , dll
2. . Perguruan Tinggi :
- Keguruan Keguruan: : (FPOK ,PLB/PK), Kedokteran (Mata Mata, THT, , Neurologi Neurologi, ,
Gigi Gigi, , Orthopedi,Gizi, Rehab Medik Medik, , anak Psikiatri), Psikologi, Teknologi,
Seni, Teknologi Informasi Komunikasi, Ekologi Manusia
3. P3G, LPMP, UPTD PLB
4. Assosiasi / Lembaga Keterampilan (a.l. Tiara Kusuma, Harpi Melat Melati, i,
IPBI, Ikaboga, IPHI, dll)
5. Depkes, Depsos, Depnakertrans, Depdagri, Menpora, Depag
6. Depdiknas :
Ditjen Mandikdasmen (Dit. TK TK-SD, Dit. PSMP, Dit. PSMA, Dit. PSMK
Ditjen PLS, Ditjen PMPTK, Ditjen Dikti, Balitbangdiknas Balitbangdiknas, Pusbuk, dll
, 7. SLB (a.l. SLB Pembina, SLB Manunggal Teh Botol Sosro Slawi,
SLB YPRI Pekalongan, SLB Santi Rama, dll)
8. Sekolah Inklusif (al. Sekolah Spektrum, SD Madani, Sekolah Ade I Irma, rma,
Sekolah Al Firdaus), Pondok Pesantren.
9. Pokja A, B, C, D, E, F, G, H, I, J, K, L, M, N, O
58
10.10.Yayasan/Federasi/AssosiasiYayasan/AssosiasibidangbidangPendidikanPendidikankhususkhusus: : a.l. FNKTN, ICEVI, PertuniICEVI, Pertuni, , MitraMitraNetra,Netra,FNKCMI, FNKTRI, YPAC, PPCI, BhaktiBhaktiMitraMitraUtama,Utama,MPATI, Megabrain,UMC, BudiBudiWaluyoWaluyo, , PantaraPantara, ISDI., ISDI.11.11.ASAPE (Asian Society forforAdaptive Adaptive PhysicalPhysicalEducation)Education)12.12.ISAPE (Indonesian Society forforAdaptive Adaptive PhysicalPhysicalEducation)Education)13.13.DewanDewanPendidikanPendidikan& & KomiteKomiteSekolahSekolah14.14.Forum KomunikasiKomunikasi: Guru: GuruSLB, Kepala SLB, Pengawas SLB, SLB, LPTK PLB/PK, Alumni Akselerasi.
59
ALOKASI DANA PUSAT
12,896,440,000 -42,468,944,000 -67,250,505,000 - 101,362,835,000 53,880,000,000 88,678,795,000 65,000,000,000 81,659,424,000 92,485,000,000 116,178,992,000 126,983,650,000 1234567PUSATDAERAH2000200120022003200420052006
60
Program Pembinaan Sekolah Luar
Biasa Tahun 2006
��AlokasiAnggaranPembinaanPLB Tahun2006
(PusatdanDaerah)
–BerdasarkanLokasi:
•Pusat:Rp.116.118.350.000,-
•Daerah:Rp.126.983.650.000,-
–BerdasarkanProgram:
•WajarDikdas9 Tahun: Rp.151.442.580.000,-
•Dikmen: Rp. 86.759.420.000,-
61
I. KegiatandanAnggaranPembinaanPLB (Pusat)
1. PemerataandanPerluasanAkses
a. PendidikanInklusi(500 Sek) :Rp. 1.351.640.000,-
b. SosialisasiKebijakanPembinaanPLB (3 Keg) :Rp. 1.686.090.000,-
c. PemberianSubsidiPerluasanPelayanan(514 Sek):Rp.13.575.000.000,-
2. PeningkatanMutudanRelevansi
a. Pengb. Kur.PK(8 KetunaanSDLB & SMPLB):Rp. 6.496.980.000,-
b. PeningkatanMutuPengelolaPendidikan(2.200 Org) :Rp.12.446.500.000,-
c. LombadanGebyarPLB (3 Keg):Rp. 7.078.785.000,-
d. BantuanSubsidiOperasionalPendidikan(236 Lbg):Rp. 4.441.750.000,-
e. AkreditasiPLB (200 Sek) :Rp. 1.018.000.000,-
f. PengadaanAlatPendidikan(10 Paket):Rp.21.742.900.000,-
A. Program Wajar Dikdas 9 Tahun
3. Governance3. Governance, , AkuntabilitasAkuntabilitasdandanPencitraanPencitraanPublikPublika. Pengembangana. PengembanganMIS PLB (1 MIS Keg)Keg)::Rp. 573.000.000Rp. 573.000.000,,--b.MonevMonevdandanSupervisiSupervisiLayananLayananPKPK(5 (Keg)Keg)::Rp.1.830.985.000Rp.1.830.985.000,,--c.RakorRakordandanKonsolidasiKonsolidasi(3 (Keg)Keg)::Rp.2.253.950.000,2.253.950.000,--d.Pemb.AdmAdmdandanPengelolaanPengelolaanKeu.Keu.(5 (Keg)Keg)::Rp. 185.400.000Rp. 185.400.000,,--
62
B. Program Pendidikan Menengah
1. Pemerataan dan Perluasan Aksesa. Pendidikan Inklusi (50 Sek): Rp. 3.058.695.000,-b. Subsidi Layanan PLB (36 Sek): Rp. 3.600.000.000,-c. Sosialisasi Kegiatan PLB (3 Keg): Rp. 2.032.500.000,-2. PeningkatanMutudanRelevansia. Pengemb.KurikulumPK(8 Ketunaan):Rp. 1.954.850.000,-b. PengadaanNaskahKeterampilan(6 Jenis):Rp. 536.190.000,-c. LayananPend.Keberbakatan(108 Sek):Rp. 3.158.400.000,-d. PeningkatanMutuPeng. Pend.(860 Org):Rp. 2.783.260.000,-e. SubsidiOperasionalSekolah(183 Lbg):Rp.11.630.000.000,-f. PengadaanAlatPendidikan(3 Paket):Rp. 6.743.000.000,-3. Governance, AkutanbilitasdanPencitraanPublika. PengembanganMIS (1 Keg):Rp. 440.500.000,-b. MonevLayananKeberbakatan(1 Keg):Rp. 599.975.000,-
63
II. Kegiatan dan Anggaran Pembinaan PLB ( Daerah Daerah)
A. Pemerataan dan Perluasan Akses
1. PenyusunandanPengolahanData (33Prov):Rp. 1.651.210.000,-
2. SosialisasiProgram PLB (33 Prov):Rp. 1.869.357.000,-
3. SosialisasiKurikulum(33 Prov):Rp. 1.501.285.000,-
4. PemberianBeasiswa(26.725 Siswa):Rp. 14.413.200.000,-
5. PembangunanUSB (35 Lokasi):Rp. 71.500.000.000,-
B. PeningkatanB. PeningkatanMutuMutudandanRelevansiRelevansi1.SubsidiPeningkatanMutu(885 Sekolah):Rp.22.129.903.000,-2.LombaPrestasidanKreativitasSiswa(33 Prov):Rp. 5.242.475.000,-3.PemilihanGuru PLB Berdedikasi(33 Orang):Rp. 1.391.585.000,-4.PengadaanTenagaSentra(189 Orang):Rp. 2.279.950.000,-C. GovernanceGovernance, , AkuntabilitasAkuntabilitasdandanPencitraanPencitraanPublikPublik1.RapatKoordinasiPLB (33 Prop):Rp.1.419.860.000,-2.PembinaanAdministrasi(33 Keg):Rp.2.919.350.000,-3.MonitoringdanEvaluasi(33 Keg):Rp.1.165.475.000,-
64
DANA DEKONSENTRASI PSLB 2006
No Provinsi JUMLAH
(dalam ribuan)
1 D.K.I Jakarta 5,107,000
2 Jawa Barat 8,004,730
3 Jawa Tengah 7,586,810
4 D.I Yogyakarta 4,508,000
5 Jawa Timur 6,880,000
6 NAD 3,760,000
7 Sumatera Utara 3,803,000
8 Sumatera Barat 3,980,000
9 Riau 3,830,965
10 Jambi 3,289,000
11 Sumatera Selatan 3,444,000
12 Lampung 3,531,000
13 Kalimantan Barat 3,329,000
14 Kalimantan Tengah 3,253,000
15 Kalimantan Selatan 3,352,000
16 Kalimantan Timur 3,340,000
No Provinsi
JUMLAH
(dalam ribuan)
18 Sulawesi Tengah 3,362,000
19 Sulawesi Selatan 3,394,000
20 Sulawesi Tenggara 3,212,000
21 Maluku 3,233,000
22 Bali 3,376,000
23 N.T.B 3,278,000
24 N.T.T 3,514,000
25 Papua 3,298,230
26 Bengkulu 3,558,995
27 Maluku Utara 3,213,920
28 Banten 4,170,000
29 Bangka Belitung 3,216,000
30 Gorontalo 3,235,000
31 Kepulauan Riau 3,151,000
32 Irian Jaya Barat 2,360,000
33 Sulawesi Barat 3,156,000
Jumlah 126,983,650
17
Sulawesi Utara
3,257,000
65
TahapTahap--tahaptahapupayaupayayang yang akanakandilakukandilakukanpadapada2006 :2006 1. AnalisaAnalisaSituasiSituasi(AS)(AS)2. SosialisasiSosialisasi((SosSos))3. Capacity Building (CB)4. RencanaRencanaAksiAksi(RA)(RA)5. Position Paper (PP)6. ImplementasiImplementasi(IM)(IM)7. Monitoring dandanEvaluasiEvaluasi((ME)
66
Terima Kasih

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar